Pengembangan Model Pendidikan Tanggap Bencana Berbasis Multikultural

Development of Multicultural-based Earthquake Response Education Models

  • Erlina Rufaidah Universitas Lampung
  • Kodri Kodri Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Model Development; Disaster Response Education; Multicultural; South Lampung

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan tanggap gempa berbasis multikultural. Metode penelitian adalah metode Research and Development (R & D) terdiri dari tiga tahap penelitian. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data digunakan angket, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, yang didukung dengan buku catatan serta focus group discussion. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah draft model pendidikan tanggap gempa berbasis multikultural dan implementasi model tanggap gempa berbasis multikultural meningkatkan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana.

Abstract: This study aims to develop a multicultural-based earthquake response education model. The Research Method is a Research and Development (R&D) method consisting of three stages of research. The research subjects were teachers and students in the South Lampung Regency, who were selected by purposive sampling. Data collection used questionnaires, observations, interviews, and documentation studies, which were supported by notebooks and focus group discussions. Data analysis uses descriptive techniques. The results of the study are a multicultural earthquake-based education model draft and the implementation of a multicultural-based earthquake response model to increase student preparedness for disasters

References

Andriyani, G., Kahar, S., Awaluddin, M., & Meilano, I. (2012). Kajian Regangan Selat Bali Berdasarkan Data Gnss Kontinu Tahun 2009-2011. Jurnal Geodesi Undip, 1(1), 1–12.

Arifin, S., Carolita, I., & Winarso, G. (2006). Inventarisasi Daerah Rawan Bencana Longsor. Jurnal LAPAN, 3, 77–86.

Chariri, A. (2009). Landasan filsafat dan metode penelitian kualitatif. Workshop Metodologi Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif, Laboratorium Pengembangan Akuntansi (LPA), Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang, 31 Juli – 1 Agustus 2009.

Febriani, Y., Daruwati, I., & Hantika, R. . (2013). Analisis nilai peak ground acceleration dan indeks kerentanan seismik berdasarkan data mikroseismik pada daerah rawan gempa bumi di kota bengkulu. Jurnal Ilmiah Edu Reseacrh, 2(2), 85–90.

Haifani, A. M. (2008). Manajemen resiko bencana gempa bumi. Seminar Nasional IV, 25–26.

Hammad, K. S., Arbon, P., & Gebbie, K. M. (2011). Emergency nurses and disaster response: An exploration of South Australian emergency nurses’ knowledge and perceptions of their roles in disaster response. Australasian Emergency Nursing Journal, 14(2), 87–94. https://doi.org/10.1016/j.aenj.2010.10.002

Harris, A. J. L., & Ripepe, M. (2007). Regional earthquake as a trigger for enhanced volcanic activity: Evidence from MODIS thermal data. Geophysical Research Letters, 34(2), 1–6. https://doi.org/10.1029/2006GL028251

Honesti, L., & Djali, N. (2012). Pendidikan Kebencanaan di Sekolah – Sekolah di Indonesia Berdasarkan Beberapa Sudut Pandang Disiplin Ilmu Pengetahuan. Jurnal Momentum, 12(1), 51–56. Retrieved from http://download.portalgaruda.org/article.php?article=118793&val=5448&title=Pendidikan Kebencanaan Di Sekolah â Sekolah Di Indonesia Berdasarkan Beberapa Sudut Pandang Disiplin Ilmu Pengetahuan

Kumara, A., & Susetyo, Y. F. (2015). Hubungan Sistem Kepercayaan Dan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Korban Bencana Gempa Bumi. Jurnal Psikologi, 35(2), 116–150. https://doi.org/10.22146/jpsi.7948

Martin, W. E., Martin, I. M., & Kent, B. (2009). The role of risk perceptions in the risk mitigation process: The case of wildfire in high risk communities. Journal of Environmental Management, 91(2), 489–498. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2009.09.007

Mustafa, B. (2010). Analisis Gempa Nias Dan Gempa Sumatera Barat Dan Kesamaannya Yang Tidak Menimbulkan Tsunami. Jurnal Ilmu Fisika | Universitas Andalas, 2(1), 44–50. https://doi.org/10.25077/jif.2.1.44-50.2010

Sari, D. K., Haryono, D., Rosanti, N., Agribisnis, J., Pertanian, F., Lampung, U., … Brojonegoro, S. (2014). JIIA, VOLUME 2, No. 1, JANUARI 2014. 2(1).

von Braunmühl, C. (2019). Gender mainstreaming. Governance and Sustainability, 119–130. https://doi.org/10.4324/9781351281003-8

Warnars, H. L. H. S. (2010). Sistem Pengambilan Keputusan Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi Di Indonesia. 1–14. Retrieved from http://arxiv.org/abs/1006.1704

Wijaya, S. W. (2006). Mobile Learning Sebagai Model Pembelajaran Alternatif Bagi Pemulihan Pendidikan Di Daerah Bencana Alam Gempa Bumi Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma.

Published
2020-01-08
Section
Articles