Kinerja Guru dalam Pembelajaran Lintas Minat Kimia Sebagai Implementasi Kurikulum 2013

  • Rosa Murwindra Universitas Islam Kuantan Singingi
  • Nofri Yuhelman Universitas Islam Kuantan Singingi
  • Dwi Putri Musdansi Universitas Islam Kuantan Singingi
Keywords: Kurikulum 2013, Lintas minat, Peserta didik, Kinerja Guru

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja guru dalam pembelajaran lintas minat kimia sebagai implementasi kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan kuesioner/angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif menggunakan analisis skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam pembelajaran lintas minat kimia terlaksana “baik” menurut persepsi guru dengan rata-rata 3,88 dan kinerja guru dalam mengajar pada pembelajaran lintas minat kimia terlaksana “baik” menurut persepsi peserta didik dengan rata-rata 78,77. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja guru kimia di SMAN 2 Singingi berjalan dengan “baik.

Abstract: The purpose of this study was to determine the performance of teachers in learning cross-chemical interests as the implementation of the 2013 curriculum. This research is quantitative descriptive research. Data collection is done by conducting a questionnaire/questionnaire, observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is a quantitative analysis using Likert scale analysis. The results showed that the teacher's performance in learning cross-chemical interests in SMAN 2 Singingi was carried out "good" according to the teacher's perception with an average of 3.88 and the teacher's performance in teaching on chemical cross-interest learning carried out "good" according to students' perceptions with grades an average of 78.77. Based on these results it can be concluded that the performance of chemistry teachers at SMAN 2 Singingi went "good"

References

Dudung, A. (2018). Kompetensi Profesional Guru. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 5(1), 9–19. https://doi.org/10.21009/jkkp.051.02

Gunawan. (2015). Evaluasi Program Pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 17(1), 1–13.

Haslina, Y. N. U. (2018). Kinerja Guru Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Pada Sma Negeri 5 Lhokseumawe. Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah, 5(4).

Kemendikbud. (2014). Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2014. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan Dan Kebudayaan Dan Penjaminan Mutu Pendidikan, 197. https://doi.org/10.3406/arch.1977.1322

Miftahuddin, M. (2017). Membangun Guru Profesional Untuk Pendidikan Bermutu. Jurnal Pemikiran Keislaman, 28(2), 272–288. https://doi.org/10.33367/tribakti.v28i2.484

Murwindra, R., Yuhelman, N., & Musdansi, D. P. (2017). Implementasi Kurikulum 2013 Pada Pembelajaran Kimia di SMKN 1 Teluk Kuantan. JIPVA (Jurnal Pendidikan IPA Veteran), 1(1), 51. https://doi.org/10.31331/jipva.v1i1.514

Permendikbud. (2014). Pembelajaran Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2014, 1–11.

Sarmanu. (2017). Dasar Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Statistika. In Airlangga University Press (pp. 1–70).

Sobri, A. Y. (2016). Model-Model Pengembangan Profesionalisme Guru. Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) VIII Tahun 2016, 4(2), 55–67.

Sudjana, N. (2013). Dasar-dasar proses belajar. Jurnal Pendidikan, 11–39.

Widiawati, K. A. (2019). Pengelolaan Pembelajaran Kimia Peminatan Dan Lintas Minat di Tingkat SMA. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 3(1), 24. https://doi.org/10.23887/jpk.v3i1.20945

Published
2020-01-08
Section
Articles