Pengembangan LKS Materi Alat Optik Berbasis Problem Solving Untuk Meningkatkan HOTS Siswa

  • Nurmala Nurmala Universitas Lampung
  • Kartini Herlina Universitas Lampung
  • Undang Rosidin Universitas Lampung
Keywords: Lembar Kerja Siswa (LKS); Problem Solving; dan HOTS

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis problem solving untuk meningkatkan HOTS siswa pada materi alat optik. LKS ini dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahapan Analyze, Design, dan Development. Data yang dihasilkan pada penelitian ini berupa data validitas dan kepraktisan LKS. Kevalidan LKS telah dilakukan oleh tiga ahli dan mendapatkan hasil pada kategori “sangat tinggi”. Kepraktisan dilakukan dengan memberikan angket untuk mengetahui respon siswa terhadap LKS. Hasil angket menunjukkan respon siswa termasuk “baik” pada seluruh aspek, yaitu aspek kemenarikan, kemudahan, dan kemanfaatan LKS. Hasil ini menunjukkan bahwa LKS berbasis problem solving dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran fisika materi alat optik di dalam kelas.

Abstract: The study aims to develop a student worksheet based on problem solving to increase HOTS of students on optical instrument material. A student worksheet was developed using the ADDIE development model with the stages of Analyze, Design, and Development. The data generated in this research is the validity and practicality of student worksheet. Validity of student worksheet has been performed by three experts and got results on the "very high" category. Practicality is done by giving a poll to find out the student's response to the student worksheet. The poll shows students ' responses including "good" on all aspects, i.e. the aspect of the ministry, ease, and benefits of the student worksheet. These results indicate that the student worksheet based problem solving is stated to be valid and practical for use in the learning of optical material physics in the classroom

References

Anderson, L.W., & Krathwohl, D.R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: a revision of bloom’s taxonomy of educational objectives. New York: Longman, hlm. 30

Ardiyanti, F., & Winarti. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Fenomena untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Kaunia, IX(2), 27–33.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Brookhart, Susan. M. (2010). How to Assess Higher-Order Thinking Skill in Your Class Room. USA: ASCD Alexandria, Virginia USA.

Creswell, John. W. (2014). Research Design: Qualitative Quantitative, and Mixed Methods Approach. SAGE Publication, United Stated of America, hlm.4

Dennys, G., & Sahyar. (2013). Efek Model Pembelajaran Problem Solving dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 2(1), 65–72.

Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas.

Docktor, J. L., Strand, N. E., Mestre, J. P., & Ross, B. H. (2015). Conceptual problem solving in high school physics. Physical Review Special Topics - Physics Education Research, 11(2), 1–13. https://doi.org/10.1103/PhysRevSTPER.11.020106

Fitriani, W., Bakri, F., & Sunaryo. (2017). Pengembangan Lembar Kerja Siswa ( LKS ) Fisika untuk Melatih Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi ( High Order Thinking Skill ) Siswa SMA. Jurnal Wahana Pendidikan Fisika, 2(1), 36–42.

Herlina, K., Widodo, W., Nur, M., & Agustini, R. (2016). Penerapan Model Pembelajaran “ExPRession” untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving: Secara Numerik dan Secara Eksperimen. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains 2016- Universitas Tadulako.

Herlina, Kartini. (2017). Model Pembelajaran “ExPression” untuk Membangun Model Mental dan Kemampuan Problem Solving Mahasiswa Pendidikan Fisika. Disertasi: Universitas Negeri Surabaya

Kemendikbud. (2018). Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Jakarta: Kementerian Pendidikan Kebudayaan.

Lee, W.W., & Owens, D. L. (2004). Multimedia-Based Instructional Design. Pfeiffer, San Fransisco.

Lyn, J., Ramos, S., Dolipas, B. B., & Villamor, B. B. (2013). Higher Order Thinking Skills and Academic Performance in Physics of College Students: A Regression Analysis. International Journal of Innovative Interdisciplinary Research Issue, 4(4), 48–60. https://doi.org/ISSN 1839‐9053

Maharani, D., Prihandono, T., & Lesmono, A. (2015). Pengembangan lks multirepresentasi berbasis pemecahan masalah pada pembelajaran fisika di sma 1). Jurnal Pembelajaran Fisika, 3(2), 236–242.

Neiveen, N. (1999): Prototiping to Reach Product Quality.” Dalam Design Approaches and Tools in Education and Training. (Yan van Akker, Robert Maribe Branch, Kent Gustafson, Nienke Neiveen, Tjeerd Plomp) Dordrecht: Kluwer Academic Publisher. hlm. 125—135.

Nurliawaty, L., Mujasam, M., Yusuf, I., & Widyaningsih, S. W. (2017). Lembar Kerja Peserta Didik (Lkpd) Berbasis Problem Solving Polya. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 6(1), 72–81. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v6i1.9183

Rahono, D., Sunarno, W., & Carl. (2014). Pembelajaran Fisika dengan Pendekatan Problem Solving melalui Metode Demonstrasi dan Eksperimen. Jurnal Inkuiri, 3(3), 75–85.

Polya, G. (2002). How to Solve. New Jersey: Priceton University Press.

Rahono, D., Sunarno, W., & Carl. (2014). Pembelajaran Fisika dengan Pendekatan Problem Solving melalui Metode Demonstrasi dan Eksperimen. Jurnal Inkuiri, 3(3), hlm. 75-85.

Ratumanan, G.T., and Laurens, T. (2011). Evaluasi Hasil Belajar pada Tingkat Satuan Pendidikan. Surabaya: Unesa University Press.

Sari, D., Aflaha, I., & Sarwanto, S. (2015). Pengembangan Modul Fisika Berbasis Problem Solving Materi Elastisitas untuk Siswa Kelas X SMA/MA. Jurnal Inkuiri, 4(I), 63–72.

Slavin, E. Robert. (1994). Educational Psychology Theory and Practice. USA: Paramount Publishing.

Zion, M., & Sadeh, I. (2007). Curiosity and open inquiry learning. The Journal of Biological Education, 41(4), 162–169.

Published
2020-01-06
Section
Articles