MODEL SKRINING FAKTOR RISIKO DAN KOMPLIKASI IBU HAMIL OLEH TENAGA KESEHATAN DAN NON KESEHATAN DI KABUPATEN PINRANG PROVINSI SULAWESI SELATAN

  • Nuraeni Nuraeni
  • Muhasidah Muhasidah Poltekkes Kemenkes Makassar
  • Herman Djewarut Poltekkes Kemenkes Makassar
  • Sumira Sumira Poltekkes Kemenkes Makassar
Keywords: Panduan skrining, pengetahuan, sikap, ibu hamil, komplikasi

Abstract

Abstrak: Kurangnya data dan informasi yang cepat dan akurat, menyebabkan program-program yang dibuat oleh Dinas Kesehatan menjadi serba terlambat.Hal tersebut mengakibatkan permasalahan kesehatan dimasyarakat tidak teratasi, bahkan telah muncul permasalahan yang baru. Desain penelitian yang digunakan adalah pengembangan research and development dengan pendekatan one-group, pre-test, post test dan uji T test. Instrumen sebagai populasi sebanyak 20 orang yaitu tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan (kader posyandu dan dukun beranak) yang diberikan materi dalam bentuk pelatihan selama 2 hari, yaitu penggunaan model skrining/deteksi dini.Evaluasi penggunaan model dipantau melalui wawancara setiap minggu selama 8 minggu. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap bagi tenaga kesehatan dan non kesehatan dikembangkan suatu model buku panduan Deteksi Dini Faktor Risiko dan Komplikasi Ibu hamil sebagai pedoman bagi semua ibu hamil, dan merupakan strategi operasional pencegahan terhadap kemungkinan kesakitan atau kematian pada ibu hamil serta bayinya. Penelitian ini penelitian pengembangan, dengan menggunkan desain “one-group, pre test – post test  desain”, hasil penelitian diolah secara kuantitatif, kualitatif dan pengembangan (mix method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan dan non kesehatan sebelum mengikuti pelatihan dengan sesudah pelatihan.

Abstract: Lack of data and information that is fast and accurate, causing programs made by the Department of Health to be too late. This resulted in community health problems not being resolved, even new problems have emerged. The research design used is the development of research and development with one-group approach, pre-test, post-test and T-test. The instrument as a population of 20 people, namely health workers and non-health workers (integrated healthcare center cadres and traditional birth attendants) who were given material in the form of training for 2 days, namely the use of screening models / early detection. Evaluation of the use of the model is monitored through interviews every week for 8 weeks. The long-term goal of this research is an effort to improve knowledge and attitudes for health and non-health workers, a model of the Early Detection of Risk Factors and Complications of Pregnant Women as a guide for all pregnant women is an operational strategy to prevent the possibility of morbidity or death in mothers. pregnant and the baby. This research is a research development, by using the design of "one-group, pre-test - post-test design", the results of the study are processed quantitatively, qualitatively and developmentally (mix method). The results showed that there were significant differences between the knowledge and attitudes of health and non-health workers before attending training and after training.

References

Dinas Kesehatan Prov. Sulsel. (2015). Kesehatan Ibu dan Anak Prov. Sulawesi Selatan. Makassar: Dinas Kesehatan Prov. Sulsel.

Kemenkes RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia (Data dan Informasi). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2017). Modul Pelatihan Keluarga Sehat. Jakarta: Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2018). Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta.

Kementerian PPN/Bappenas RI. (2017). Apa itu SDGs? Retrieved 10 Januari, 2020, from http://sdgsindonesia.or.id/

Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2003). Konsep & Penerapan Metodelogi Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pusdatin Kemenkes RI. (2014). Situasi Kesehatan Ibu. Jakarta: Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan RI.

Putra, N. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Sukardi, D. K. (2002). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

WHO. (2015). Health in 2015: from MDGs to SDGs. Genewa: World Health Organization.

WHO. (2017). World health statistics 2017: Monitoring health for the SDGs, Sustainable Development Goals. Genewa, Swiss: World Health Organization.

Widayatun, T. R. (2009). Ilmu Perilaku. Jakarta: Sagung Seto.

Published
2020-07-09