MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN SIMULASI PhET DALAM PEMBELAJARAN FISIKA

  • Egidius Dewa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Keywords: simulasi PhET; group investigation; kemampuan guru; hasil belajar; respon peserta didik.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, mengetahui keterampilan kooperatif peserta didik, mengetahui ketuntasan indikator hasil belajar peserta didik, mengetahui hasil belajar fisika peserta didik dan mengetahui respon peserta didik terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian peserta didik kelas VIIIE SMPK St. Yoseph Naikoten Kupang yang berjumlah 28 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar Pengamatan Pengelolaan Pelaksanaan Pembelajaran, Lembar Pengamatan Keterampilan Kooperatif Peserta didik, Tes Hasil Belajar (THB) dan Angket Respon Peserta didik.  Hasil analisis data diperoleh bahwa kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan simulasi PhET adalah baik, dengan skor rata-rata tiap aspek, yakni: perencanaan pembelajaran 3,76, pelaksanaan pembelajaran 3,76 evaluasi pembelajaran 3,80. Keterampilan kooperatif peserta didik yang meliputi aspek berada dalam tugas, mengambil giliran dan berbagi tugas, mendorong berpartisipasi,mendengarkan dengan aktif dan bertanya atau menjawab semuaya berada pada batasan efektivitas yang ditetapkan. Indikator hasil belajar berada pada kategori tuntas, hasil belajar Peserta didik semuanya tuntas dengan rata-rata proporsi sebesar 0,89 pada tes akhir dan respon peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran sangat baik berada dalam rentang penilaian (81-100)%.

References

Aditomo, A., & Nisa, F. (2018). Ketimpangan Mutu dan Akses Pendidikan di Indonesia: Potret Berdasarkan Survei PISA 2015. In Kilas Pendidikan (Vol. 17, pp. 1–8).

Almeda, R., Sahyar, & Motlan. (2017). Efek Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Berbantuan PhET Dan Kemampuan Kerjasama Terhadap Pengetahuan Konseptual Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika, 6(2), 60–66. Retrieved from http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpf

Ariadi, I. P., Renda, N. T., & Rati, N. W. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Terhadap Hasil Belajar. E-Journal MIMBAR PGSD Universitas Pendidikan Ganesha, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.1145/302979.303168

Ariyawati, P. A. M., Waluyo, J., & Prihatin, J. (2017). Analisis Respon Siswa Terhadap Model Pairs, Investigation and Communication (PIC) dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Pembelajaran Dan Pendidikan Sains, 2(1), 9–15. Retrieved from https://jurnal.unej.ac.id/index.php/jpps/article/view/6407

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2010). Paradigma Pendidikan Nasional Abad XXI. Paradigma Pendidikan Nasional Abad XXI, 1–59.

Dewa, E. (2016). Metode Synectics Pada Model GI Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Ivovasi Pendidikan UNWIRA, 1(1), 44–56. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/331936522_Metode_Synectics_Pada_Model_GI_Dalam_Meningkatkan_Kemampuan_Berpikir_Kritis_Siswa

Djamarah, yaiful B., & Zain, A. (2006). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Hasibuan. (2012). Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Intandari, R., Astutik, S., & Maryani. (2018). Pengembangan Lks (Lembar Kerja Siswa) Berbantuan Simulasi PhET Pada Materi Getaran Harmonis Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Siswa Sma. Jurnal Pembelajaran Fisika, 7(4), 349–355. Retrieved from https://doi.org/10.19184/jpf.v7i4.9659

Isjoni. (2010). Cooperative Learning : Efektifitas Pembelajaran Kelompok. Bandung: Alfabeta.

Istikomah, H., Hendratto, S., & Bambang, S. (2010). Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigation Untuk Menumbuhkan Sikap Ilmiah Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 6(1), 40–43. https://doi.org/10.15294/jpfi.v6i1.1101

Jehola, K. (2020). Problem Pendidikan di NTT. Pos-Kupang.Com, p. 1. Retrieved from https://kupang.tribunnews.com/2020/02/15/problem-pendidikan-di-ntt?page=all.

Kemendiknas. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa. In Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Mulyasa, H. E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Munandar, H., Sutrio, S., & Taufik, M. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Media Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMAN 5 Mataram Tahun Ajaran 2016/2017. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 4(1), 111–120. https://doi.org/10.29303/jpft.v4i1.526

Musriandi, R., & Elyza, F. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Numeracy Journal, 4, 99–108. Retrieved from https://doi.org/10.46244/numeracy.v4i2.274

Muthmainnah, Rokhmat, & Ardhuha, J. (2017). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Fisika Berbasis Eksperimen Virtual Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X MAN 2 Mataram Tahun Ajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 3(1), 40–47. Retrieved from http://jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JPFT/article/view/322

Oktaviani, E., & Diani, R. (2018). Pengaruh Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Pada Pokok Bahasan Gerak Lurus Kelas X di SMAN 1 Jabung. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 01(2), 23–28.

Perkins, K., Adams, W., Dubson, M., Finkelstein, N., Reid, S., Wieman, C., & LeMaster, R. (2006). PhET: Interactive Simulations for Teaching and Learning Physics. The Physics Teacher, 44(1), 18–23. https://doi.org/10.1119/1.2150754

Prihatiningtyas, S., Prastowo, T., & Jatmiko, B. (2013). Imlementasi Simulasi PhET Dan Kit Sederhana Untuk Mengajarkan Keterampilan Psikomotor Siswa Pada Pokok Bahasan Alat Optik. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2(1), 18–22. Retrieved from https://doi.org/10.15294/jpii.v2i1.2505

Rosa, F. O. (2015). Analisis Kemampuan Siswa Kelas X pada Ranah Kognitif , Afektif dan Psikomotorik. Jurnal Fisika Dan Pendidikan Fisika, 1(2), 24–28. https://doi.org/10.3233/JAD-2012-111799

Sakdiah, H., & Sasmita, P. R. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantukan Media Simulasi PhET Dalam Meningkatkan Hasil Belajar. Jurnal Pendidikan Fisika, 6(2), 65–70. Retrieved from http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/PendidikanFisika/article/view/5641

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: PT. Alfabet

Tambunan, E., & Bukit, N. (2015). Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatiftipe Group Investigation Dan Pemahaman Konsep Awal Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Sma Negeri 1 Teluk Mengkudu. Jurnal Pendidikan Fisika, 4(1), 49. https://doi.org/10.22611/jpf.v4i1.2568

Tibahary, A. R., & Muliana, M. (2018). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Scolae: Journal of Pedagogy, 1(1), 54–64. Retrieved from http://ejurnal.stkipdamsel.ac.id/index.php/scl/article/view/12

Trianto, & Sunarni. (2011). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik: Konsep, Landasan Teoritis-Praktis Dan Implementasinya. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Wicaksono, I. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis PhET dan KIT Sederhana Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Pada Materi Teori Kinetik Gas. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA Pascasarjana UM, 258–283. Retrieved from http://pasca.um.ac.id/wp-content/uploads/2017/02/Indro-Wicaksono-275-283.pdf

Winataputra, U. S., Delfi, R., Pannen, P., & Mustafa, D. (2014). Hakikat Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.

Wiratana, I. K., Sadia, I. W., & Suma, K. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok (Group Investigation) Terhadap Keterampilan Proses Dan Hasil Belajar Sains Siswa SMP. E-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi IPA, 3(2), 1–12. Retrieved from http://ejournal-pasca.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_ipa/article/view/798

Published
2020-07-09