Manajemen Usaha dan Pelatihan Digital Marketing UMKM pada KUB Batik Pringmas Desa Papringan Banyumas

  • Yusmedi Nurfaizal Universitas AMIKOM Purwokerto
  • Toni Anwar Universitas AMIKOM Purwokerto
Keywords: E-commerce, UMKM, Batik

Abstract

Abstrak: Kelompok Batik papringan banyak melakukan pembenahan dan perubahan, salah satunya meningkatkan produktivitas dan varian jenis kerajinan batik serta produk turunannya. Untuk meningkatkan penjualan batik pada KUB Pringmas, dilakukan adalah dengan pemasaran digital atau digital marketing pada batik Pringmas. Media digital yang di gunakan oleh batik pringmas untuk media pemasaran dengan memanfaatkan Instagram sedangkan batik pringmas belum meemanfaatkan marketplace. Kendala dalam penggunaan marketplace adalah photo produk yang belum masuk kedalam kualifikasi. Tujuan pengabdian ini adalah melatih pengelola dan pengarajin batik pringmas dalam mengambil foto produk dan pengisian deskripisi. Metode yang di gunakan dengan cara ceramah dan workshop dalam pembuatan akun, foto produk dan pengisian konten dalam market place. Peserta pelatihan diberikan penjelasan tentang dasar penggunaan market place   tersebut Hasil dari pengabdian ini adalah ilmu dalam melakukan pemasaran secara digital dengan memanfaatkan media ecommerce dan social media. Sehingga di harapkan penjualan dari batrik pringmas dapat meningkat.

Abstarct: Papringan Batik Group has made many improvements and changes, one of which is increasing productivity and variants of batik handicrafts and their derivative products. To increase batik sales at KUB Pringmas, digital marketing or digital marketing at Pringmas batik is done. Digital media used by Pringmas batik for marketing media by utilizing Instagram while Pringmas batik has not utilized the marketplace. Constraints in using the marketplace are product photos that have not yet entered the qualifications. The purpose of this service is to train the managers and craftsmen of Pringmas batik in taking product photos and filling in descriptions. The method used by lectures and workshops in creating accounts, product photos and content filling in the market place. The trainees were given an explanation of the basis for using the market place. The results of this service were the knowledge in conducting digital marketing by utilizing e-commerce and social media. So that it is expected that sales from the public health committee can increase.

References

Hermawan, Agus. 2012. Komunikasi Pemasaran. Jakarta : Erlangga

Kotler, Philip dan Gary Armstrong. 2018. PrinsipPrinsip Pemasaran. Diterjemahkan oleh : Bob Sabran. Edisi keduabelas. Jilid 12. Jakarta : Erlangga

Pradiani Theresia. 2017. Pengaruh Sistem Pemasaran Digital Marketing

Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Hasil Industri Rumahan. Jibeka. Volume 11 Nomor 2 Februari 2017 : 46 – 53

Sanjaya,Ridwan & Tarigan, Josua. 2009. Creative Digital Marketing. Jakarta. Elex Media Komputindo.

Published
2019-12-30
How to Cite
Yusmedi Nurfaizal, & Toni Anwar. (2019). Manajemen Usaha dan Pelatihan Digital Marketing UMKM pada KUB Batik Pringmas Desa Papringan Banyumas. JPMB : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter, 2(2), 146-154. https://doi.org/10.36765/jpmb.v2i2.9