Pembentukan Kader Remaja Sehat Reproduksi di SMA Muhammadiyah 4 Jakarta

  • Mega Elvianasti Universitas Muhammadiyah Prof.DR.Hamka
  • Liszulfah Roza Universitas Muhammadiyah Prof.DR.Hamka (UHAMKA)
Keywords: Kader, , Remaja Sehat Reproduksi

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini bertujuan dalam membentuk kader remaja sehat reproduksi di SMA Muhammadiyah 4 Jakarta. Berdasarkan survei, wawancara denganĀ  salah satu guruĀ  bahwa sekolah belum memiliki kader remaja sehat reproduksi. Oleh karena itu dipandang perlu untuk membentuk, membina dan melaksanakan pendampingan kader remaja sehat reproduksi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu, 1) Sosialisasi ke sekolah mitra, 2) pemberian pretest tentang kesehatan reproduksi, 3) pemberian materi mengenai kesehatan reproduksi 4) hasil pretest akan dipilih 5 besar untuk diwawancara mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi 5) penetapan kader remaja sehat reproduksi (2 kader laki-laki dan 3 kader perempuan 6) pendampingan kader remaja sehat reproduksi dalam membina teman sebaya. Hasil dalam kegiatan pengabdian ini adalah terpilihnya 5 kader remaja sehat reproduksi yang terdiri dari 2 laki-laki dan 3 orang perempuan. Setiap kader akan dibina untuk dapat mensosialisasikan dan mengkampanyekan mengenai kesehatan reproduksi remaja kepada teman sebaya dan lingkunganya.

Abstarct:This activity aims to form a healthy reproductive youth cadre at Muhammadiyah 4 High School Jakarta. Based on the survey, interview with one of the teachers that the school does not have a cadre of healthy reproductive youth. Therefore, it is deemed necessary to form, foster and carry out reproduction of healthy adolescent cadres. The steps taken in this community service activity are, 1) Socialization to partner schools, 2) giving pretest about reproductive health, 3) giving material about reproductive health 4) pretest results will be chosen in the top 5 to be interviewed regarding knowledge of reproductive health 5) determination reproductive healthy adolescent cadres (2 male cadres and 3 female cadres 6) assisted reproductive healthy adolescent cadres in fostering peers. The result of this community service activity was the selection of 5 healthy reproductive youth cadres consisting of 2 men and 3 women. Each cadre will be fostered to be able to socialize and campaign for adolescent reproductive health to peers and their environment.

References

Ali, Mohammad dan Asrori, M,. (2012). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta : Bumi Aksara.

Departemen Kesehatan, R.I. (2003). Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah Jakarta.

https://skata.info/article/detail/91/pentingnya-remaja-menjaga-kesehatan-reproduksi. Diunduh pada tanggal 31 Maret 2019.

Ridwan, M, dkk. (2016). Penerapan Metode Tutor Sebaya Bagi Kader Kesehatan Remaja Siswa SMA di Kota Jambi Tahun 2015. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat. Vol. 31, No. 1.

Sarweny, Kinanty Putri. (2017). Demand VS Supply Program Kesehatan Remaja di Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya. Jurnal Promkes. Vol., No. 1 : 71-81.

Published
2019-12-30
How to Cite
Mega Elvianasti, & Roza, L. (2019). Pembentukan Kader Remaja Sehat Reproduksi di SMA Muhammadiyah 4 Jakarta. JPMB : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter, 2(2), 109-117. https://doi.org/10.36765/jpmb.v2i2.4