Penerapan Metode Kooperatif Model Stad Sebagai Alternatif Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V SD

Main Article Content

Erwin Erwin

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model STAD yang dilaksanakan terhadap siswa kelas V SDN Bilekere. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%). Kesimpulan bahwa metode kooperatif model STAD dapat meningkatkan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran terhadap siswa kelas V SDN Bilekere.

Article Details

How to Cite
Erwin, E. (2019). Penerapan Metode Kooperatif Model Stad Sebagai Alternatif Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V SD. JP3M: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA, 2(1), 26 - 41. Retrieved from http://journal-litbang-rekarta.co.id/index.php/jp3m/article/view/145
Section
Articles

References

Ali, Muhammad. (1996). Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindon.
Arikunto, Suharsimi. (1993). Manajemen Mengajar Secara Manusiawi. Jakarata: Rineksa Cipta
Arikunto, Suharsimi. (2001). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineksa Cipta.
Azhar, Lalu Muhammad. (1993). Proses Belajar Mengajar Pendidikan. Jakarta: Usaha Nasional.
Daroeso, Bambang. (1989). Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pancasila. Semarang: Aneka Ilmu.
Djamarah, Syaiful Bahri. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineksa Putra.
Djamarah, Syaiful Bahri. (2002). Psikologi Belajar. Rineksa Putra.
Felder, Richad M. (1994). Cooperative Learning In The Technical Corse, (online), (Pcll\d\My% Document\Coop % 20 Report.
Hadi, Sutrisno. (1982). Metodologi Research Jilid I. Yogayakarta: yp. Fak. Psikologi UGM.
Hamalik, Oemar. (2002). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo
Hasibuan, JJ. dan Moerdjiono. (1998). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Margono. (1997). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineksa Cipta.
Masriyah. (1999). Analisis Butir Tes. Surabaya: Universiats Press.
Ngalim, Purwanto M. (1990). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nur, Moh. (2001). Pemotivasian Siswa Untuk Belajar. Surabaya: University Press. Universitas Negeri Srabaya.
Nur, Muhammad. (1996). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Riduwan. (2017). Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru–Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.
Rustiyah, N.K. (1991). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.
Sardiman, A.M. (1996). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.
Soekamto. Toeti. (1997). Teori Belajar dan Model Pembelajaran. Jakarta: PAU-PPAI, Universitas Terbuka.
Soetomo, (1993). Dasar-Dasar Interaksi Belajar Mengajar. Surabaya: Usaha Nasional.
Sudjana, N dan Ibrahim. (1989). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru.
Sudjana. (1996). Metode Statistik. Bandung: Tarsito.
Sukidin, dkk. (2002). Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Surabaya: Insan Cendekia.
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Surakhamad, Winarno. (1990). Metode Pengajaran Nasional. Bandung: Jemmars.
Suryosubroto, B. (1997). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT. Rineksa Cipta.
Syah, Muhibbin. (1995). Psikologi Pendidikan, Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Usman, Moh. Uzer. (2001). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.