Analisis Kapasitas SMP Muhammadiyah 6 Jenawi Dalam Menghadapi Ancaman Bencana Tanah Longsor

Main Article Content

Arif Nur Fajriyanto
Eka Septiyaningsih
Nida Hanifah
Bagas Anindra Murdiansyah
Ramadhini Rudi Santoso
Fitri Nur Aini

Abstract

Abstrak: Kapasitas bencana perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga sekolah SMP Muhammadiyah 6 Jenawi dalam menghadapi ancaman bencana tanah longsor dan mengetahui kapasitas fisik bangunan sekolah SMP Muhammdiyah 6 Jenawi. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah warga sekolah SMP Muhammadiyah 6 Jenawi. Sampel penelitian sebanyak 30 responden siswa, 12 responden guru, dan seorang kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan siswa 76,3%, guru 83,9% dan kebijakan kepala sekolah 76,2 %. Dimana mayoritas pengetahuan guru berada pada tingkat yang cukup tinggi dan diikuti oleh siswa yang juga cukup lumayan, hal tersebut bergantung kepada kebijakan yang diterapkan oleh kepala sekolah. Kondisi fisik bangunan sekolah berada pada tingkat 53,3% sesuai dengan bangunan aman pada kesiapsiagaan bencana tanah longsor yang dapat dinilai cukup dalam kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana tanah longsor.


Kata kunci : Kapasitas, Pengetahuan, Ancaman Bencana


 


Abstract: Disaster capacity needs to be increased to reduce disaster risk. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of the Muhammadiyah 6 Jenawi Middle School students in facing the threat of landslides and to know the physical capacity of the 6-Gen. Muhammadiyah Middle School building. This type of research is quantitative descriptive. The study population was residents of the 6 Jenawi Muhammadiyah Middle School. The study sample consisted of 30 student respondents, 12 teacher respondents, and a school principal. The results showed that students' knowledge was 76.3%, teachers were 83.9% and the principal's policy was 76.2%. Where the majority of teacher knowledge is at a fairly high level and is followed by students who are also quite good, it depends on the policies applied by the principal. The physical condition of school buildings is at the level of 53.3% in accordance with safe buildings in landslide preparedness that can be considered sufficient in preparedness to face the threat of landslides.


Keywords: Capability, Knowledge, Disaster Risk

Article Details

How to Cite
Fajriyanto, A., Septiyaningsih, E., Hanifah, N., Anindra Murdiansyah, B., Rudi Santoso, R., & Nur Aini, F. (2019). Analisis Kapasitas SMP Muhammadiyah 6 Jenawi Dalam Menghadapi Ancaman Bencana Tanah Longsor. Jurnal Riset Teknologi Dan Inovasi Pendidikan, 2(2), 60-71. Retrieved from http://journal-litbang-rekarta.co.id/index.php/jartika/article/view/110
Section
Articles

References

BNPB. (2018). Data Informasi Bencana Indonesia BNPB. Diambil kembali dari BNPB: http://dibi.bnpb.go.id/dibi/.
Indarto, H. (2015). Model Struktur Bangunan Rumah Sederhana di Daerah Rawan Longsor-Gunungpati Semarang. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, Vol. 17 (1), pp. 1-6.
Jaswadi, R.Rijanta, & Pramono Hadi. (2012). Tingkat Kerentanan dan Kapasitas Masyarakat dalam Menghadapi Risiko Banjir Di Kecamatan Pasarkliwon Kota Surakarta. Majalah Geografi Indonesia, Vol. 26 (1), pp. 119-148.
Setiawan, H. (2014). Analisis Tingkat Kapasitas dan Strategi Coping Masyarakat Lokal dalam Menghadapi Bencana Longsor-Studi Kasus Di Tawangmangu, Karnganyar, Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi, Vol. 11 (1), pp. 70-81.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni, W. (2015). SPSS untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.